Nge-teh
adalah tradisi yang menyenangkan. Karena nge-teh mempunyai banyak manfaat buat
kita seperti mampu membuat diri kita lebih rileks saat stres, mencegah kanker,
dan lain sebagainya. Namun, Tidak sedikit orang yang menghindari minum teh
karena kafein yang terkandung didalamnya. Alkaloid utama dalam daun teh adalah
kafein. Memang benar, terlalu banyak kafein tidak baik untuk tubuh karena dapat meningkatkan gula darahbrikness) dari seduhan teh.
Namun,
kafein juga tidak seluruhnya buruk. Kafein adalah zat penyegar yang mampu
merangsang kerja sistem saraf pusat. Kafein akan bereaksi dengan katekin atau
hasil oksidasinya sehingga membentuk senyawa yang menentukan kesegaran.
Selain itu,
kafein mempunyai efek yang kuat terhadap otak dan otot yang ditunjukkan dengan
dorongan mental sesaat setelah mengonsumsi kafein dalam minuman. Kafein juga
dapat merangsang banyak daerah dalam otak yang dapat mengatur supaya tetap
terjaga (tidak ngantuk) dan konsentrasi.
Makanya pas kita nge-teh, rasanya tuh seger banget. Mata
jadi melek bin gak ngantuk.
Kamu juga musti tahu nih kafein bisa meningkatkan peforma
kesadaran. Kafein dapat memengaruhi kesehatan mental dan emosional. Kafein
berpotensi mereduksi rasa bosan dan letih. Peneliti bahkan menghubungkan kafein
dengan peningkatan rasa sehat, perasaan bersemangat, dan motivasi untuk
bekerja.
Ternyata banyak banget kan manfaat dari kafein ini. Kamu gak
perlu takut untuk mengkonsumsi kafein yang ada di dalam teh selama gak
berlebihan. Batas konsumsi kafein perhari untuk kesehatan tubuh adalah 250 mg.
Kafein pada teh jauh lebih rendah daripada kopi yang mengandung kafein antara
80-135 mg per cangkir. Sementara itu, teh hanya mengandung sekitar 8-40 mg per
cangkir. Banyaknya kafein dalam teh tergantung pada kualitas teh dan proses
pengolahannya.
Gak takut minum teh lagi kan? Yuk, minum teh ^_*
_(Y_Q)_
Tidak ada komentar:
Posting Komentar